Museum

Berdasarkan Undang Undang No 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya pasal 18 Museum merupakan lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi berupa benda, bangunan, dan/atau struktur yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya atau yang bukan Cagar Budaya, dan mengomunikasikannya kepada masyarakat.

Museum merupakan sarana untuk mengembangkan budaya dan peradaban manusia. Dengan kata lain, museum tidak hanya bergerak di sektor budaya, melainkan dapat bergerak di sektor ekonomi, politik, sosial, dll. Di samping itu, museum merupakan wahana yang memiliki peranan strategis terhadap penguatan identitas masyarakat termasuk masyarakat sekitarnya. Para ahli kebudayaan meletakkan museum sebagai bagian dari pranata sosial dan sebagai wahana untuk memberikan gambaran dan mendidik perkembangan alam dan budaya manusia kepada komunitas dan publik.

Jenis dan Status Museum

Pengelompokan jenis museum akan memudahkan pengunjung museum dalam menentukan tujuan kunjungan museum.

Museum Kebun Raya

Kebun raya merawat dan menampilkan berbagai jenis jenis tanaman. Rumah rumah kaca menjadi salah satu cara untuk berbagi kepada pengunjung mengenai koleksi tanaman yang di miliki oleh museum kebun raya tersebut. Kotamadya Yogyakarta memiliki satu museum kebun raya yang sekaligus menjadi kebun binatang yaitu museum kebun raya Gembiraloka.

Military Museums/ Battlefields

Museum militer memiliki kekhasan berupa focus kepada sejarah dan tindakan pasukan militer. Sebuah museum militer ini didedikasikan untuk cabang tertentu dari layanan bersenjata atau untuk suatu konflik tententu atau pertempuran. Kotamadya Yogyakarta memiliki Tiga museum militer, yaitu : Museum Bahari, Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama dan Museum Benteng Vredenburg.

Museum Sejarah Alam

Museum Sejarah Alam dikhususkan untuk mengumpulkan specimen dari semua jenis mahluk hidup atau benda benda dari alam sekitarnya seperti halnya mineral atau logam mulia.  Kotamadya Yogyakarta memiliki satu Museum Sejarah Alam, yaitu : Museum Biologi UGM.

Museum Sejarah Pergerakan

Museum Sejarah Pergerakan memiliki tujuan untuk mendokumentasikan segala macam karya tentang pergerakan suatu kaum tertentu atau sekelompok masyarakat. Kotamadya Yogyakarta memiliki dua Museum SejarahPergerakan, yaitu : Museum Perjuangan Yogyakarta dan Museum Sandi.

Museum Seni

Museum Seni adalah tempat untuk mengumpulkan semua karya seni baik secara peorangan ataupun kelompok. Museum Seni sering memiliki anggaranlebih besar dari jenis museum lainnya. Kotamadya Yogyakarta memiliki Tujuh Museum Seni, yaitu : Museum Seni Anak Kolong, Museum Amri Yahya, Museum Batik dan Sulaman, Museum Jogja Gallery, Jogja National Museum,  Museum Sonobudoyo I dan Museum Sonobudoyo II.

Museum Tempat Bersejarah

Museum Tempat bersejarah merupakan suatu tempat karena ke khasan atau secara langsung berhubungan dengan suatu peristiwa yang meninggalkan kesan mendalam  dan merupakan salah satu teladan. Kotamadya Yogyakarta memiliki Delapan Museum Seni, yaitu :  Museum Diponogoro, Museum Jendral Sudirman, Museum Ki Hajar, Museum Kraton, Museum Puro Pakualaman, Museum  Rumah Sakit Dr. Yap, Museum Kepresidenan RI Yogyakarta dan Museum Bank Indonesia Yogyakarta

Referensi

Jogja Museum Guide Book

Situs Situs Terkait yang dilihat pada halaman halaman tertentu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s