Museum Perjuangan

Museum Perjuangan

Museum Perjuangan

Alamat                    : Jalan Kolonel Sugiyono 24 Yogyakarta 55223
Nomer Telepon   : +62(0)274 387576
Jenis Museum      : Museum Sejarah Pergerakan
Status Museum    : Museum Pemerintah

Riwayat Berdiri

Museum berdiri atas inisiatif panitia peringatan Setengah Abad Kebangkitan Nasional Propinsi DIY. Pada tahun 1958 yang dimaksudkan untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Pembangunan dimulai tanggal 17 Agustus 1959 dengan peletakan batu pertama oleh Sri Paku Alam VIII. Peletakan batu terakhir dilakukan tanggal 29 Juni 1961. Peresmian dan sekaligus pembukaan museum dilakukan oleh Sri Paku Alam VIII.

Mula Mula museum dikelola oleh Panitia Setengah Abad Kebangkitan Nasinal DIY (1961 – 1963). Selanjutnya, pada tahun 1963 – 1969 panitia mengalami kesulitan dalam mencari dana sehingga museum tidak dibuka untuk umum. Pada tahun 1970 – 1974, museum masih ditutup dan berada dibawah Pemda Provinsi DIY c.q. Inspeksi Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi DIY. Pada tahun 1974 – 1980, museum masih ditutup namun pengelolaan museum dilimpahkan ke Kanwil Depdikbud Provinsi DIY. Tahun 1980 – 1997 museum itu disatukan dengan Museum Negeri Sonobudoyo dan dibuka untuk umum. Tanggal 5 September 1997, Museum Perjuangan disatukan dengan museum seaspek (museum sejarah) yaitu : Museum Benteng Yogyakarta dan menjadi Benteng Yogyakarta Unit II.

Bangunan

Bangunan museum berbentuk silinder dengan hiasan makara sebelah kiri dan kanan pintu. Pada bagian atap berbentuk topi baja dan bagian puncak berhiaskan lima bambu runcing diatas bulatan dunia, yang disangga lima buah terap merupakan model Ronde Tempel. Perpaduan bangunan Romawi Kuno dan bangunan timur memilki arti simbolis bahwa kemerdekaan Indonesia diperoleh dengan perjuangan, bukan hadiah. Selain itu untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Arsitek Bangunan adalah Profesor DR. Suwandi dan candrasengkala berbunyi Anggotro Pirantining Kusumo Nagoro yang menunjukan tahun 1959. Candrasengkala di buat oleh R.M. Kuswaji Kawindro Susantto

Koleksi

a. Patung Pahlawan Nasional dan relief sejarah perjuangan bangsa Indonesia tahun 1908 – 1949.

b. Koleksi realia berupa benda benda sejarah perjuangan bangsa seperti Meja dan Kursi Ir. Soekarrno di rengasdengklok.

c. Foto Foto Sejarah Perjuangan

Ruang Pamer

Panel Diaroma

Jadwal Buka Dan Biaya Masuk

Hari Senin – Kamis : Pukul 08.30 – 15.00 Rp. 2.000
Hari Jumat : Pukul 08.00 – 11.30

Hari Sabtu – Minggu dan Libur Nasional Tutup

Referensi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s